Latest Posts

Showing posts with label teknik. Show all posts
Showing posts with label teknik. Show all posts

Tata Cahaya Dalam Pembuatan Film Part II

No comments:
Bila kita mempunyai lampu yang sama, maka aturlah :
  • Jarak
  • Focus
  • Filter
  • Dimmer

Temperatur Warna
Temperatur Warna merupakan kesan yang ditimbulkan oleh cahaya terhadap sebuah obyek ketika cahaya itu mengenai obyek. Ukuran temperatur warna dinyatakan dalam satuan derajat Kelvin (K). Semakin besar ukuran derajat Kelvin, maka warna obyek semakin putih, kebalikkanya maka obyek akan terlihat semakin menguning.

Sumber cahaya yang lebih tinggi intensitas sinarnya mengandung warna biru, sumber cahaya yang intensitas sinarnya rendah lebih mengandung warna merah. Perbedaan warna cahaya ini tergantung pada suhu dan diukur dengan derajad Kelvin.
q    Cahaya lampu pijar (clear)                       à 3,200 ºK
q    Cahaya Matahari (jam 07.00)                  à 3,600 ºK
q    Cahaya Matahari (jam 10.00)                  à 4,200 ºK
q    Cahaya Matahari (jam 12.00 – 14.00)    à 5,000 ºK

Hampir semua bohlam pijar yang digunakan produksi TV, adalah
tungsten-halogen lamps (biasa disebut “quartz lamps”), besaran normalnya antara 500 – 2000 watt.

Kenapa dipakai bohlam pijar tungsten ini?
Karena lebih efisien dari pada bohlam ‘susu’ dan lebih awet tidak memudar termakan usia

ü    tungsten-halogen lamps   à indoor shooting
ü    daylight lamp                      à outdoor shooting

Indoor
Tungsten
to
Outdoor
Daylight
Full CTB
3,200 ºK
à
5,700 ºK
½ CTB
3,200 ºK
à
4,300 ºK
¼ CTB
3,200 ºK
à
3,200 ºK
1/8 CTB

FILTER LAMPU
CTB    : Color Temperatur Blue
CTO    : Color Temperatur Orange
ND      : Neutral Density à hitam grey
Kalkir  : mereduksi, fungsi diffuser.

Ø  HandLamp, biasa dipakai untuk video shoting
Ø  HMI Light, biasa dipakai untuk lokasi outdoor,
            Color  temperature-nya sama dengan cahaya matahari – 5,600 K
            saat terik matahari panas digunakan sebagai Key Light, HMI Light sangat
           ideal sebagai Fill Light.
Ø  Camera Light, (HeadLamp)
Biasa utk liputan News (ENG) – electronic newsgathering. terpasang di camera, menggunakan battery . umumnya sama dengan daya battery camera 12 Volt.



di lokasi out-door, manakala cahaya matahari digunakan sebagai key light, penggunaan reflektor dapat dimanfaatkan sebagai fill light, posisinya 90 derajat dari sinar matahari dan dipantulkan ke area bayangan matahari yang mengenai obyek.
Source        : SMK NEGERI 1 BANTUL
Oleh             : Wisnu SN (disarikan dari berbagai sumber)
Read More

Sinopsis 3 Sekawan

No comments:
3 Sekawan


Pada suatu masa hiduplah seorang anak laki-laki ia anak tunggal dari Ibu Darsim dan Bapak Mahmud  yang mereka beri nama  Imam Syafawi dan imam biasanya orang disekitarnya memanggilnya  , Imam Hidup Dari keluarga yang  Kurang mampu” sejak Berumur  4 Tahun Ia Sudah Di tinggal Pergi oleh Ayahnya  Yang Meninggal Dikarenakan  Kecelakaan. 
 Imam  Adalah sosok  Anak  Yang Pandai , Sejak Ayahnya Meninggal  Imam  Menjadi Tulang Punggung  Keluarganya,  karna Harus  Mencari Biaya Hidup Buat Ibunya’ Imam Tidak Pernah Bisa Merasakan bersekolah”  tetapi dalam Hati kecilnya imam Ingin Sekali Bersekolah”  Karna ibunya tidak mampu untuk membiayayai sekolahnya dengan Terpaksa Imam mencari Uang Dengan bekerja Menjadi Loper Koran  ” Seiring  Dengan tekad yang sangat besar dalam belajar,  Imam Akhirnya Dapat Bersekolah Juga  tetapi Imam  Bekerja Seusai Dari Sekolah Ia Mati-matian Bekerja Agar Ia Dapat Terus Bersekolah, Disekolah Ia Mendapatkan teman Yang Sangat baik Dan Selalu Bisa menjadi teman yang baik Buat imam  Dia Namanya  Aldo Dan Anggun “ Aldo Dia Berasal Dari Keluarga Sederhana Dan Sedangkan Anggun Ia Anak Dari  Salah Satu Pengusaha yang terkenal  Disurabaya. Dan Mereka Bersahabat Dengan Baik Dan Sampai- Sampai Mereka Tidak Pernah sama sekali ada Perselisihan antara mereka.
Tetapi  Pada Saat Mereka  Menghadapi Ujian Akhir Sekolah  Imam Yang Belum Bisa Melunasi  Uang sekolah  Mendapat Kabar Buruk”  Ibu Imam  Sakit Dan sakitnya Sangat Parah sehingga Harus Dirawat Dirumah Sakit Tetapi Karna Keterbatasan Biaya Pihak Rumah Sakit Pun Menolak Untuk Merawat Ibunya Itu Membuat Imam  Gundah  dan Binggung! Imam binggung ia Harus Kemana Untuk Mencari  Uang  10juta untuk operasi penyakit ibunya .  Imam pada saat itu  Dalam Kondisi Binggung Disisi Lain Ia juga Harus Mencari Uang Untuk  Sekolahnya  Dan disisi Lain juga Imam Harus Bisa mendapatkan Uang Agar Ibunya Bisa Dioperasi . Dan Imam Pun Pergi Kemasjid untuk Memohon petunjuk kepada allah . Setelah berdoa Imam Kembali Berjalan Dalam gelapnya malam Sambil Binggung memikirkan Biaya Sekolah Dan biaya operasi ibunya , pada Saat Dijalan Imam pun Melihat Papan Pengumuman Dipinggir Jalan Dan ia Melihat Ada Lomba yang Hadiahnya 10 Juta dan Beasiswa.  Karna Dipenggumuman Pesertanya 3 orang Akhirnya Imam berfikir  untuk  Mengajak 2  temannya Untuk Ikut lomba.

Ketika Disekolah  imam Pun mengajak dan  Merundingkan lombanya Dan Akhrinya Dua teman Imam pun mau  untuk mengikuti Perlombaan itu. Dan mereka Pergi Mendaftarkan Tim Mereka untuk mengikuti lomba
 Disaat hari sudah Dekat Dengan hari Dimana Lomba Yang akan dilakukan’’  Tiba tiba Sahabat imam Yang bernama Anggun Mengalami Sakit dan harus Dirawat” cobaan imam berlanjut   Imam Akhirnya Berbicara Kepada aldo  untuk merelakan Lombanya Dibatalkan” dan Imam Dan Aldo sepakat untuk  tidak Mengikuti Lomba Tersebut  Dan Lebih Memilih Untuk Merawat Anggun Yang Sedang Sakit ! Anguun Pun Curiga dan Bertanya Kepada Imam Kenapa Kamu tidak Ikut Lomba mam ? Imam Menjawab  Tidak “Imam pun Tidak Mau “ Dan Imam Berkata “ Persahabatan Lebih Penting Dari Apapun juga “ Lomba Bisa kita dapatkan dilain waktu tetapi Teman Tidak Bisa’ Karna Teman tak Akan Pernah Bisa Tergantikan dalam hati “ anggun pun Terharu Mendengar Perkataan Imam.

Dan setelah  anggun  sembuh Dari Sakit ?  Anggun pun  Mempunyai Sebuah Rencana Untuk membantu kesusahan imam dan anggun berfikir untuk  Memecahkan  Semua Isi  Tabunganya yang Akan Digunakan Untuk Membayar Operasi Ibu Imam tanpa Sepengetahuan Imam, selain itu  Dan Anggun Pun Meminta Ayahnya yang Notabene pengusaha yang  paling Kaya  di Surabaya  Untuk Memberikan Beasiswa Kepada imam  Sampai Imam Lulus Dari Sekolahnya Dan Ayah Anggun pun Menyetujui  untuk memberikan Beasiswa kepada imam
10 Hari Kemudian
Dan Imam pun Kaget melihat ibunya Sembuh Dari Sakit yang dideritanya  dan Ibunya imam menceritakan semua yang dilakukan anggun kepada ibunya,  imam pun tidak menyangka  Dengan apa Yang dilakukan Anggun Kepada imam Dan Imam Pun Senang sekali dan ia Bersujud syukur karna Semua Do’anya Dikabulkan Oleh Allah . imam pun Berterima Kasih Kepada Anggun Dan aldo Yang Sudah Mau Menjadi temanya termasuk ayah Anggun Yang sudah Mau Memberikan Beasiswa kepada Imam  mereka pun Lulus  bersama  Dan menjadi teman Sejati  Selamanya .


Hal Positif yang bias Diambil Dari Cerita Ini Adalah :
“Persahabatan Lebih Berharga Dari Apapun juga “
Karakter Pemain :
Imam : sholeh , Baik ,Pandai , Dan Berbakti kepada orang tua, lemah lembut
Aldo   : Baik, Setia kawan ,lucu
Anggun : Baik , Suka Menolong , Ceria 
Ibu Imam : Tenang , Penyabar, Dan baik
Ayah  anggun : Berwibawa dan baik

 
By : SANG PELANGI

Read More

Tata Cahaya Dalam Pembuatan Film

No comments:
Cahaya dan Pencahayaan

Shooting adalah melukis dengan cahaya. Unsur cahaya berarti sangat penting dalam pembuatan film maupun acara televisi.
Secara sederhana ada dua jenis sumber pecahayaan, yakni :
  1. Original Light (pencahayaan alami)
-        Matahari
-        Bulan
  1. Artificial Light (pencahayaan buatan/tiruan)

Cahaya merupakan gelombang elektromagnestis yang diterima oleh indera penglihat (mata) yang kemudian diteruskan ke otak yang akan merespon, menanggapi ransangan cahaya terebut. Sederhanya, tanpa cahaya maka benda tidak akan kelihatan. Atas dasar itulah, produksi film dan video memerlukan cahaya agar subyek bisa terlihat.

Definisi Tata Cahaya
Penyinaran yang harmonis dari suatu subyek dengan maksud
Untuk membuat gambar yang baik

Tujuan penataan cahaya :
  1. Mendapatkan atmosfir yang diinginkan dalam menunjukkan kesan
  2. Mendapatkan gambar yang sesuai dengan naskah rencana produksi
  3. Mempengaruhi emosi penonton
  4. Mendapatkan gambar yang sesuai warna aslinya.

Pencahayaan televisi memiliki fungsi-fungsi berikut :
  1. Memenuhi keperluan system peralatan teknik
  2. Memberikan perspektif
  3. Memberikan perhatian pada elemen yang penting dari adegan
  4. Menetapkan suasana pada adegan/menetapkan waktu kejadian
  5. Untuk mendukung keindahan dalam keseluruhan adegan.

Unsur Pencahayaan
-        Unsur Teknik
-        Unsur seni
-        Unsur philosophy (pragmatik)

Menyinari objek artinya memberikan pencahyaan agar objek atau subjek bisa terlihat jelas sesuai konsep film itu sendiri. Tidak semua bayangan itu diperlukan dan tidak semua bayangan tidak diperlukan. Dengan pencahayaan tetentu bayangan bisa dihilangkan, dikurangi,atau bahkan ditambah. Perlu tidaknya bayangan atau shadow, lagi-lagi sangat tergantung dari konsep shooting ittu sendiri.

Three Points of Light

Ini sudah menjadi rumusan atau formula dasar sebuah pencahayaan dalam produksi video, film, dan foto. Tiga poin penting itu terdiri atas : Key Light, Fill Light, Back Light.
Key Light adalah penyinaran utama yang jatuh pada suatu subyek, menghasilkan bayangan kuat.

Fill Light ialah penyinaran untuk melunakkan bayangan yang dihasilkan key light. Intensitas pencahyaan fill light biasanya setengah dari key light.

Back Light penyinaran dari belakang subyek mengenai kepala dan bahu, membentuk garis tepi/rim dari subyek.
berfungsi untuk meberikan dimensi agar subjek tidak “menyatu” dengan latar belakang.

Selain 3 poin pencahayaan tadi masih ada jenis pencahyaan lainnya, yakni Background Light dimaksudkan agar setting/panggung tetap bisa kelihatan dengan baik.

Mengukur Intensitas

Intensitas cahaya yang yang dihasilkan dari key light, fill light,serta backlight bisa diukur oleh sebuah alat yakni Lightmeter. Ada dua jenis alat ini yaitu Incident and Reflectant. Incident diperuntukkan untuk mengukur intensitas cahaya yang “jatuh” pada subjek. Sedangkan Reflectant dipergunakan untuk mengukur intensitas cahaya yang dipantulkan oleh subyek.

Jenis-Jenis Lighting

  1. Hard Light , utk KeyLight, BackLight
·         Spot Light
·         Gun/follow spit
·         Profil Spot effect

  1. Soft Light,  utk Fill Light
·         Small Board
·         Large Board
·         Sky Pan


Source        : SMK NEGERI 1 BANTUL
Oleh             : Wisnu SN (disarikan dari berbagai sumber)
Read More

Jenis-jenis Camera yang digunakan film

No comments:
Jenis kamera yang digunakan dalam film sangat beragam jenisnya, namun secara garis besar kamera terbagi tiga yaitu :

1. Kamera foto (still photography)
Kamera foto menghasilkan gambar-gambar yang tidak bergerak ( still single picture). Bahan baku penyimpanan gambar berasal dari pita selluloid, sehingga setelah melakukan perekaman harus diproses lagi dengan pemrosesan secara kimiawi. Contoh : kamera analog, kamera digital.
2. Kamera film (cinema photography)
Kamera film memiliki bahan yang sama dengan kamera foto namun hasil yang didapat berbeda, kamera film menghasilkan gambar yang bergerak atau biasa disebut still motion.
Contoh : kamera 8 mm, 16 mm, 35 mm.
3. Kamera video (video photography)
Untuk kamera vide sendiri memiliki persamaan dengan kamera film karena menghasilkan gambar bergerak (still motion), namun yang membedakan yaitu bahan bakunya yang berupa kaset video yang setelah pengambilan gambar hasilnya dapat langsung dilihat karena terjadinya gambar secara optis dan elektronis. Contoh : kamera Betacam, MiniDV, HDCam.

Sumber : Diklat ICT

Read More

Teknik-teknik pengambilan gambar

No comments:
Teknik-teknik yang terdapat pada pengambilan gambar sangat bervariasi, sehingga saat kita menonton suatu film tampak macam-macam sudut pandang pengambilan gambar yang merupakan hal penting dalam film. Penonton akan merasa jenuh apabila gambar yang disajikan terlihat monoton. Adapun teknik-teknik yang ada dalam pengambilan gambar yaitu :

1. Sudut pengambilan gambar (Camera Angle)
a. Bird Eye View
Pengambilan gambar dilakukan dari atas dari ketinggian tertentu sehingga memperlihatkan lingkungan yang sedemikian luas dengan benda-benda lain yang tampak dibawah sedemikian kecil. Pengambilan gambar biasanya menggunakan helikopter maupun dari gedung-gedung tinggi.
b. High Angle
Sudut pengambilan gambar tepat diatas objek, pengambilan gambar seperti ini memiliki arti yang dramatik yaitu kecil atau kerdil.
c. Low Angle
Pengambilan gambar diambil dari bawah si objek, sudut pengambilan gambar ini merupakan kebalikan dari high angle. Kesan yang ditimbulkan dari sudut pandang ini yaitu keagungan atau kejayaan.
d. Eye Level
Pengambilan gambar ini mengambil sudut sejajar dengan mata objek, tidak ada kesan dramatik tertentu yang didapat dari eye level ini, yang ada hanya memperlihatkan pandangan mata seseorang yang berdiri.
e. Frog Level
Sudut pengambilan gambar ini diambil sejajar dengan permukaan tempat objek berdiri, seolah-olah memperlihatkan objek menjadi sangat besar.
2. Ukuran gambar (frame size)
a. Extreem Close-up (ECU)
Pengambilan gambar sangat dekat sekali, hanya menampilkan bagian tertentu pada tubuh objek. Fungsinya untuk kedetailan suatu objek.
b. Big Close-up (BCU)
Pengambilan gambar hanya sebatas kepala hingga dagu objek. Fungsi untuk menonjolkan ekpresi yang dikeluarkan oleh objek.
c. Close-up (CU)
Ukuran gambar sebatas hanya dari ujung kepala hingga leher. Fungsi untuk memberi gambaran jelas terhadap objek.
d. Medium Close-up (MCU)
Gambar yang diambil sebatas dari ujung kepala hingga dada. Fungsinya untuk mepertegas profil seseorang sehingga penonton jelas.
e. Mid Shoot (MS)
Pengambilan gambar sebatas kepala hingga pinggang. Fungsinya memperlihatkan sosok objek secara jelas.
f. Knee Shoot (KS)
Pengambilan gambar sebatas kepala hingga lutut. Fungsinya hampir sama dengan Mid Shot.
g. Full Shoot (FS)
Pengambilan gambar penuh objek dari kepala hingga kaki. Fungsinya memperlihatkan objek beserta lingkungannya.
h. Long Shoot (LS)
Pengambilan gambar lebih luas dari pada Full Shoot. Fungsinya menunjukkan objek dengan latar belakangnya.
i. Extreem Long Shoot (ELS)
Pengambilan gambar melebihi Long Shoot, menampilkan lingkungan si objek secara utuh. Fungsinya menunjukkan bahwa objek tersebut bagian dari lingkungannya.
j. 1 Shoot
Pengambilan gambar satu objek. Fungsinya memperlihatkan seseorang/benda dalam frame.
k. 2 Shoot
pengambilan gambar dua objek. Fungsinya memperlihatkan adegan dua orang yang sedang berkomunikasi.
l. 3 shoot
pengambilan gambar tiga objek. Fungsinya memperlihatkan adegan tiga orang sedang mengobrol.
m. Group Shoot
Pengambilan gambar sekumpulan objek. Fungsinya memperlihatkan adegan sekelompok orang dalam melakukan suatu aktifitas.
3. Gerakan kamera (moving camera)
a. Zooming (In/Out)
Gerakan yang dilakukan oleh lensa kamera mendekat maupun menjauhkan objek, gerakan ini merupakan fasilitas yang disediakan oleh kamera video dan kameramen hanya mengoperasikannya saja.
b. Panning (Left/Right)
Yang dimaksud dengan gerakkan panning yaitu kamera bergerak dari tengah ke kanan atau dari tengah ke kiri, namun bukan kameranya yang bergerak tapi tripodnya yang bergerak sesuai arah yang diinginkan.
c. Tilting (Up/Down)
Gerakan tilting yaitu gerakan ke atas dan ke bawah, masih menggunakan tripod sebagai alat bantu agar hasil gambar yang didapat memuaskan dan stabil.
d. Dolly (In/Out)
Gerakan yang dilakukan yaitu gerakan maju mundur, hampir sama dengan gerakan Zooming namun pada dolly yang bergerak adalah tripod yang telah diberi roda dengan cara mendorong tripod maju ataupun menariknya mundur.
e. Follow
Pengambilan gambar dilakukan dengan cara mengikuti objek dalam bergerak searah.
f. Framing (In/Out)
Framing adalah gerakan yang dilakukan oleh objek untuk memasuki (in) atau keluar (out) framming shot.
g. Fading (In/Out)
Merupakan pergantian gambar secara perlahan-lahan. Apabila gambar baru masuk menggantikan gambar yang ada disebut fade in, sedangkan jika gambar yang ada perlahan-lahan menghilang dan digantikan gambar baru disebut fade out.
h. Crane Shoot.
Merupakan gerakan kamera yang dipasang pada alat bantu mesin beroda dan
bergerak sendiri bersama kameramen, baik mendekati maupun menjauhi objek.
4. Gerakan objek (moving object)
a. Kamera sejajar objek. Kamera sejajar mengikuti pergerakan objek, baik ke kiri maupun ke kanan.
b. Walking (In/Out) Objek bergerak mendekati (in) maupun menjauhi (out) kamera.
Setelah mengetahui teknik-teknik dalam pengambilan gambar, ada beberapa elemen penting yang harus ada di dalam gambar. Adapun elemen-elemen tersebut yaitu :
a. Motivasi
b. Informasi
c. Komposisi
d. Suara
e. Sudut Kamera
f. Kontinuitas
Selain teknik-teknik maupun tata cara pengambilan gambar yang harus dimiliki oleh seorang kameramen yaitu sense of art atau rasa seni, karena gambar yang diambil oleh kameramen merupakan karya seni. Setiap orang memungkinkan untuk menguasai teknik-teknik pengambilan gambar namun apabila tidak memiliki rasa seni atau keindahan maka hasil yang didapatpun kurang maksimal. Jadi rasa seni yang tinggi dapat dijadikan modal utama untuk menjadi kameramen. Gali terus potensi diri, selamat berkarya, bangun perfilman Indonesia menjadi lebih maju dan sukses.

Sumber : Diklat ICT
Read More

Teknik Pengambilan Gambar

No comments:

Film merupakan hasil karya seni yang berasal dari perpaduan banyak unsur, seperti suara, gambar, dan gerak, dll. Pemerintah sendiri mendefinisikan film sebagai berikut : ”Film adalah karya cipta seni budaya yang merupakan media komunikasi massa pandang dengar yang dibuat berdasarkan sinematografi dengan direkam pada pita selluloid, pita video, piringan video, dan atau bahan hasil penemuan teknologi lainnya dalam bentuk, jenis, ukuran melalui kimiawi, proses elektronik atau proses lainnya atau tanpa suara yang dapt dipertunjukkan dan atau ditayangkan dengan sistem proyek mekanik, elektronik dan atau lainnya (UU Perfilman th. 1992, Bab I, Pasal 1).”
Sebagaimana dijelaskan di dalam definisi tersebut film termasuk ke dalam golongan karya seni, dan dilihat dari urutannya film merupakan seni yang ketujuh di dalam jajaran seni-seni yang lain. Film agak berbeda dengan seni yang lain, karena film lahir dari gabungan unsur-unsur seni-seni yang lain yaitu seni sastra, teater, rupa, suara, musik, dan arsitektur, selain unsur-unsur seni tersebut di dalam film juga terkandung unsur teknologi.

Kamera merupakan salah satu aspek penting dalam suatu pembuatan film, fungsi kamera yaitu mengambil/merekam adegan-adegan yang diarahkan oleh sang sutradara kemudian divisualisasikan oleh pemain-pemain yang melakukan adegan-adegan.
Kamera dioperasikan oleh kru film yang biasa disebut kameramen, kameramen mengoperasikan kamera sesuai dengan arahan sutradara. Untuk menjadi seorang kameramen harus mengetahui jenis-jenis kamera, mengenal cara-cara atau teknik memegang kamera, teknik pengambilan gambar, unsur-unsur dalam pengambilan gambar, dll.

Sumber : Saya Dapat Dari guru Saya

Read More
luvne.com resepkuekeringku.com desainrumahnya.com yayasanbabysitterku.com